-->

Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Dhuafa dan Stakeholder


PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B isi bulan Ramadan dengan berbagai kegiatan positif. Salah satunya dengan buka bersama Forkopimda Jepara dan berbagi dengan anak yatim dan dhuafa kemarin di aula Perumahan PLTU TJB, Bandengan, Jepara.

General Manager PT PLN Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B Komang Parmita mengatakan dengan berkumpulnya jajaran PLTU TJB bersama Forkopimda  Jepara dan masyarakat diharapkan sebagai momentum silaturrahmi menjaga persaudaraan. Menurutnya nuansa kebersamaan itu  diharapkan memunculkan semangat membangun didasarkan hati yang bersih.

“Bulan suci ini sangat tepat untuk menjalin sinergitas dan harmonisasi dengan semua stakeholder yang ada. Dengan tujuan yang sama melayani masyarakat,” kata Komang.

Tak lupa, ia mengapresiasi kondusifitas selama pelaksanaan Pemilu 2019 di wilayah Jepara secara umum. Terlebih kondisi di lingkungan pembangkitan. Dengan begitu pihaknya bisa menjalankan tugas menyediakan pasokan listrik. Sehingga kebutuhan listrik selama gelaran pesta demokrasi tercukupi.

“Akhirnya, kami juga bisa berpartisipasi dalam menyukseskan pemilu dengan ketersediaan pasokan listrik demi kelancaran pesta demokrasi. Sekali lagi terimakasih sudah membantu kami produksi listrik degan aman dan lancar,” imbuhnya.

Usai gelaran pemilu, pihaknya kembali mengajak saling memaknai bulan suci untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri. Pembelajaran menjaga hawa nafsu, penyakit hati, menjaga perkataan, dan perilaku diharapkan bisa menambah keimanan setiap pribadi. Sehingga bisa memberi energi positif bagi lingkungan di sekitarnya.

“Selama puasa kondusifitas wilayah tetap terjaga hingga lebaran mendatang. Supaya proses produksi pasokan listrik tetap terjaga untuk kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Pembelajaran menjaga diri ini tak hanya dilakukan umat islam. Bagi insan PLTU TJB, yang memiliki keberagaman, juga ikut belajar. Perbedaan suku, agama, ras, dan daerah yang nonmuslim juga terbawa dengan kebiasaan baik selama puasa.

“Lingkungan kerja ikut terbawa dampaknya. Saling menjaga perasaan dan saling menghormati,” katanya.

Dalam acara tersebut juga diserahkan bantuan kepada anak yatim, guru ngaji, dan lembaga peduli mualaf. Serta sebelum buka puasa bersama, diisi dengan tausiyah dari Ustadz Hanif Kurniawan.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel